Oleh: alwanasary | Oktober 18, 2007

Puasa 6 Hari Syawal, Berurutan atau Terpisah?

Tanya : Apakah puasa 6 hari syawal harus berurutan atau tidak mengapa bila berpuasa terpisah-pisah di bulan syawal?

Jawab : Puasa 6 hari syawal adalah sunnah yang tetap dari Rasulullah dan boleh berpuasa secara berurutan atau tidak, karena Rasulullah hanya memutlakan puasanya dan tidak menyebutkan berurutan atau terpisah, Rasulullah bersabda :

من صام رمضان ثم أتبعه ستاً من شوال كان كصيام الدهر

(artinya) :”Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian mengikutinya dengan puasa 6 hari bulan syawal maka dia seperti berpuasa setahun”. Diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam shahihnya. Wa billahit Taufiq

Sumber : Kitab Fatawa Islamiyah dikumpulkan dan ditertibkan oleh Fadhilatusy Syaikh Muhammad AlMusnid, Juz 2 hal. 165, dan Majalah AlFurqon Nomer 1.6 Bulan Syawal Tahun 1419 H – Majmu’ Fatawa wa Maqalat Mutanawwi’ah Juz 15

Dikutip dari http://www.ibnbaz.org.sa/index.php?pg=mat&type=fatawa&id=607


Beri tanggapan

Your response:

Kategori